Selasa, 17 November 2015

MENCETAK GENERASI EMAS DI 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN


Seribu hari pertama kehidupan menjadi waktu yang sangat krusial untuk membentuk generasi emas penerus bangsa. Karena pada masa ini anak akan mengalami pertumbuhan yang sangat pesat terutama pada bagian otak. Bila dalam 1000 hari pertama kehidupan tersebut mengalami kegagalan maka akan berakibat pada gangguan pertumbuhan fisik, metabolisme dan dapat memicu munculnya penyakit tidak menular seperti diabetes dan jantung.

Untuk itu, penting memenuhi kebutuhan gizi dan nutrisi yang optimal pada anak sejak dalam kandungan. Seribu hari pertama kehidupan dihitung 270 hari selama kehamilan dan 730 hari pada 2 tahun pertama kehidupan. Fasenya dimulai sejak kehamilan kemudian lahir menyusui dan pemberian makanan pendamping ASI hingga anak berusia 2 tahun. Istilah 1000 hari pertama kehidupan ini sudah ada sejak tahun 2010 dalam gerakan scalling-up nutrition di tingkat global.

Fase 1000 Hari Pertama Kehidupan

Usia 8 minggu pertama kehamilan akan terbentuk janin yang berkembang menjadi otak, jantung, hati, ginjal, tangan, kaki serta organ tubuh lainnya. Kemudian 9 minggu hingga kelahiran pertumbuhan akan berlanjut dari organ tubuh hingga siap untuk hidup di dunia baru yaitu di liuar kandungan. Setelah bayi lahir organ akan berkembang sampai usia 2-3 tahun.

Kecukupan gizi dapat membantu tubuh untuk tumbuh dan menyambungkan jaringan saraf di otak. Pada periode 1000 hari pertama kehidupan sistem saraf harus mendapatkan sinyal lingkungan agar terbentuk secara sempurna. Sinapsis atau sambungan sel-sel saraf lah yang nantinya menentukan kecerdasan.

Bila ada rangsangan maka akan terbentuk hubungan antar sel. Semakin sering dirangsang sinapsis akan semakin kuat. Bila rangsangan bervariasi maka sinapsis makin kompleks dan luas sehingga anak akan tumbuh semakin cerdas.

Dalam dunia medis juga dikenal dengan konsep Developmental Plasticity artinya janin bersifat fleksibitias pada periode perkembangan. Dimana janin akan menyesuaikan diri dengan apa yang terjadi pada ibunya, termasuk pada asupan yang dikonsumsi ibu selama kehamilan. Bila asupan yang dikonsumsi ibu kurang maka sel-sel bayi juga ikut berkurang. Selain itu melalui mekanisme ini, bayi membutuhkan lingkungan yang sama dengan saat berada dalam kandungan.

Kegagalan Pertumbuhan

Apa yang terjadi bila 1000 hari kehidupan pertama tidak terpenuhi. Bila asupan nutrisi tersebut tidak terpenuhi maka akan berdampak pada perkembangan anak yang bersifat permanen baik jangka pendek maupun jangka panjang. Jangka pendek dapat mengganggu perkembangan otak, pertumbuhan dan metabolic programming. Sedangkan untuk dampak jangka panjang pada kecerdasan, perkembangan kognitif, pendidikan rendah, stunting (pendek atau sangat pendek), terjangkit penyakit tidak menular (PTM) seperti hipertensi, diabetes, obesitas, stroke dan jantung koroner.

Pada Periode kehamilan asupan nutrisi yang harus dipenuhi oleh ibu hamil adalah zat gizi berupa energi, protein, vitamin, mineral, asam folat, kolin, asam lemak seperti DHA. Setelah bayi lahir dilanjutkan dengan menyusui ASI eksklusif selama 6 bulan. ASI memiliki banyak manfaat untuk kebutuhan bayi. Tidak ada makanan lain yang kandungan gizinya lebih baik dari ASI.

Setelah usia 6 bulan dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI. Faktor yang harus diperhatikan selama 1000 hari pertama kehidupan adalah pemberian makanan yang baik, menciptakan situasi yang baik serta menjaga anak di lingkungan yang baik. Selama menyusui tak hanya terjadi proses pemberian makan tapi juga terjadi  kedekatan antara ibu dan anak.

Sebaiknya persiapkan kondisi fisik sebaik mungkin sebelum kehamilan. Mulai dari konsumsi makanan bergizi, olaharaga dan tidur berkualitas. Hal ini bisa dimulai sejak pasangan mulai mempersiapkan diri untuk merencanakan kehamilan setelah menikah. 

0 komentar: